PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
Psikofisiologi

arousal level (tingkat gairah)

arousal level

Ringkasan Singkat

Sejauh mana suatu organisme berada dalam kondisi waspada atau responsif terhadap rangsangan di lingkungannya.

Tingkat gairah (arousal level) adalah ukuran kuantitatif dari status aktivasi sistem saraf pusat pada suatu waktu tertentu. Hal ini menentukan seberapa siap seseorang untuk memproses informasi dan bereaksi terhadap stimulus eksternal maupun internal. Rentang tingkat gairah bergerak dari kondisi tidur nyenyak, mengantuk, waspada tenang, hingga kondisi kegembiraan yang ekstrem atau kepanikan.

Tingkat gairah yang optimal sangat penting untuk fungsi kognitif yang efektif; jika terlalu rendah, seseorang akan mengalami kesulitan konsentrasi, dan jika terlalu tinggi, individu mungkin mengalami kecemasan yang mengganggu pengambilan keputusan. Pengukuran tingkat gairah sering dilakukan melalui indikator fisiologis seperti detak jantung, konduktansi kulit (respon galvanik kulit), dan gelombang otak melalui EEG.

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • APA Dictionary of Psychology
  • Duffy, E. (1957). The psychological significance of the concept of "arousal" or "activation".
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 7 Mei 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback